4 Faktor Asi Sulit Keluar

Memiliki seorang bayi adalah anugerah bagi setiap keluarga karena dapat menambah keharmonisan dalam keluarga. Menanti kehadiran bayi selama 9 bulan bukanlah hal yang mudah baik bagi seorang ibu itu sendiri maupun anggota keluarga lainnya. Saat bayi lahir, tumbuh kembang bayi perlu diperhatikan. Disinilah peran seorang ibu sangat diperlukan yaitu dengan memberikan makanan terbaik untuk bayi yaitu ASI.

Saat usia 0-6 bulan pertama, bayi harus mengonsumsi ASIeksklusif tanpa makanan pendamping ASI lainnya. Pemberian ASI kemudian dilanjut hingga bayi berusia 2 tahun. Asi adalah makanan terbaik dan tidak tergantikan oleh makanan lainnya karena di dalamnya sudah sesuai dengan kebutuhan bayi. Untuk bisa memberikan ASI, setiap ibu tentu ingin memberikannya dengan baik, namun tidak semua ibu mudah dalam memberikannya. Ada ibu yang mengalami masalah saat memberikan Asinya baik produksi Asinya yang sedikit, tidak lancar maupun masalah lain seperti bayi mengalami bingung putih.

Banyak manfaat yang didapatkan dari Asi baik untuk bayi maupun untuk anda. Bayi yang mendapatkan ASI akan lebih kuat dan tidak mudah sakit karena ASImengandung zat antibodi lengkap. Tidak hanya itu, Asi mudah diproses oleh usus bayi yang mana hal ini mungkin sulit untuk didapatkan dari susu formula. Dengan memberikan Asi, hubungan ibu dan anak juga bisa semakin dekat, lebih ekonomis dan praktis.

Faktor Asi sulit keluar

Ada beberapa hal yang menjadi faktor ASI sulit keluar ini, diantaranya adalah sebagai berikut;

1. Kurang asupan gizi

Apa yang anda konsumsi sangat menentukan lancarnya produksi ASI anda. Untuk itu, baik kualitas maupun kuantitas makanan perlu diperhatikan.

2. Gangguan kesehatan ibu

Faktor lainnya yang menentukan lancarnya produksi ASI adalah gangguan kesehatan ibu. Untuk mengantisipasi hal ini, sebaiknya anda juga perlu cek kesehatan secara rutin. Jika ada hal yang mengganggu kesehatan anda sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebh cepat.

3. Ibu mengalami gangguan psikologis

Faktor lainnya yang menjadikan Asi tidak lancar adalah gangguan psikologis dari ibu. Gangguan psikologis ini misalnya, perasaan cemas, tegang, marah, merasa takut, dll. Untuk itu, anda perlu mendapatkan dukungan dari keluarga atau orang-orang terdekat saat anda memutuskan untuk memberikan Asi pada bayi anda. Selain itu, anda juga perlu tetap tenang saat menyusui dan tidak mudah stres.

4. Kelelahan

Selain yang disebutkan di atas, faktor lainnya yang mempengaruhi lancarnya ASI adalah kelelahan yang dialami oleh ibu. Seorang ibu menyusui harus istirahat cukup agar tidak mudah stres dan tidak kelelahan. Anda bisa memanfaatkan waktu untuk beristirahat saat bayi tidur. Jika tidak memungkinkan, anda bisa meminta bantuan kepada suami atau keluarga anda untuk bergantian menjaga bayi.

Cara alami memperbanyak Asi

Setelah mengetahui beberapa faktor di atas, anda perlu menjauhi faktor-faktor tersebut. Selain itu, anda juga perlu melakukan cara alami memperbanyak asi seperti yang disebutkan pada berikut ini.

1. Tidak menjadwal pemberian Asi

Saat awal menyusui, ASI tidak lancar adalah hal yang wajar. Anda hanya perlu mencobanya terus-menerus. Selain itu, berikan ASI sesering mungkin pada bayi anda tanpa menjadwalnya. Semakin sering ASI diberikan, pada produksi Asi di dalam payudara akan semakin banyak.

2. Berikan Asi bergantian antara payudara kanan dan kiri

Selain itu, cara alami lainnya agar produksi Asi banyak dan lancar adalah berikan secara bergantian antara payudara kanan dan kiri. Terkadang bayi merasa bosan jika hanya menyusu pada payudara yang sama. Dengan memberikan Asi secara bergantian, maka produksi Asi baru akan terus berlangsung. Pastikan payudara anda benar-benar kosong, baru kemudian susui bayi di bagian payudara lainnya.

3. Memompa Asi

Jika anda tidak sempat menyusui bayi secara langsung, memompa Asi bisa menjadi solusi untuk anda. Banyak faktor mengapa anda harus memompa Asi, misal karena bekerja. Dalam melakukan ini, anda bisa memompa ASI dengan alat khusus atau bisa dengan cara manual yaitu diperah dengan tangan.

4. Melakukan pijatan pada payudara

Untuk merangsang produksi ASI, anda juga perlu mendukungnya dengan melakukan pijatan pada payudara. Mulailah melakukan pijatan daru bagian pangkal payudara, tekan dengan dua jari anda dan lakukan dengan gerakan melingkar hingga menuju puting. Lakukan pemijatan ini dengan lembut dan teratur sehingga payudara lebih relaks.

5. Mengonsumsi makanan sehat

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa makanan berperan penting pada lancarnya produksi ASI. Beberapa makanan yang direkomendasikan untuk ibu menyusui yaitu daun katuk, wortel, sup, sayur merah, kacang almond. bayam, jagung, dll. Jika produksi ASI lancar, maka bayi anda akan mendapatkan nutrisi yang cukup dan bisa menjadi anak yang sehat serta cerdas.

6. Banyak minum air putih

Selain makanan bergizi, banyak minum air putih juga sangat dianjurkan agar Asi lancar, berkualitas dan melimpah. Ibu menyusui lebih banyak membutuhkan energi dibanding dengan seorang wanita yang tidak menyusui. Minum cukup air putih dapat membuat ibu lebih segar dan stamina tetap terjaga.

7. Menghindari penggunaan dot

Menggunakan dot dapat menjadikan bayi menjadi bingung puting. Menghisap dot lebih mudah daripada puting payudara sehingga sebisa mungkin berikan susu langsung dari payudara anda. Jika pun anda harus menggunakan dot, maka jangan terlalu sering menggunakannya.

Suplemen ASI alami

Suplemen pelancar Asi sangat beragam, baik yang sudah dalam bentuk produk maupun suplemen alami. Dalam hal ini, anda dapat berkonsultasi dengan dokter terkait suplemen yang cocok untuk anda. Lebih dari itu, anda juga bisa mengonsumsi suplemen ASI alami seperti berikut.

1. Bayam dan daun bit

Beberapa nutrisi penting yang ada pada bayam dan daun bit adalah zat besi, asam folat, dan kalsium. Seorang ibu yang biasanya mengalami anemia sangat dianjurkan mengonsumsi suplemen ini. Selain itu, di dalamnya juga mengandung senyawa detoks dan anti kanker. Anda dapat mengonsumsi makanan tersebut untuk dijadikan suplemen, namun tidak dalam mengonsumsinya tidak perlu terlalu sering.

2. Wortel

Tidak hanya bayam dan daun bit, makanan lain yang bisa menjadi suplemen untuk ibu menyusui adalah wortel. Anda bisa mengonsumsinya secara langsung maupun dibuat jus. Di dalam wortel mengandung vitamin A yang berkhasiat menjaga kualitas Asi dan kuantitasnya.

3. Labu

Labu juga termasuk sayuran yang banyak disukai oleh masyarakat dan sayuran tersebut juga berkhasiat melancarkan ASI. Tidak hanya melancarkan ASI, labu juga berkhasiat menstabilkan gula darah.

Itulah beberapa hal penting terkait bagaimana menjaga kualitas dan kuantitas ASI. Sebagai seorang ibu, anda harus mengusahakan yang terbaik untuk memberikan makanan terbaik bayi anda.