Pengertian BPKB, STNK dan Faktur

Kendaraan harus dilengkapi dengan berbagai dokumen untuk kepentingannya masing masing. Ada bermacam macam dokumen diantaranya adalah BPKB, STNK dan faktur. Mungkin anda bertanya-tanya apa sebenarnya dokumen-dokumen ini, untuk apa gunanya dan bagaimana mengurusnya? 

Jika anda memiliki pertanyaan ini, anda sampai di artikel yang tepat. Disini akan dijelaskan pengertian BPKB, STNK dan faktur dengan jelas agar anda menjadi paham dengan ketiga dokumen ini dan menjadi memahami betapa pentingnya dokumen ini lebih dari sekedar agar tidak ditilang oleh polisi.

 

Baik, tanpa berpanjang panjang lagi, langsung saja kita masuk ke pembahasan kita:

Pengertian Faktur

Faktur kendaraan merupakan dokumen yang didalamnya terdapat keterangan mengenai kendaraan bermotor keterangan atau informasi berupa nomor mesin, nomor angka, harga pabrik yang dijual ke dealer dan juga nama pembeli kendaraan tersebut. Ini adalah dokumen yang diberikan oleh dealer ketika menjual kendaraan kepada pembelinya. Pada saat melakukan jual beli, faktur ini diperlukan oleh pihak penjual maupun pembeli.

Faktur sendiri memiliki empat rangkap dan terdiri atas dua lembar faktur untuk SAMSAT dan dua lainnya untuk pembeli dan penjual. Dengan adanya faktur ini, jual beli menjadi sah dan dapat dijadikan bukti keabsahannya.

Ini adalah dokumen pertama yang dibutuhkan untuk membuat STNK dan juga BPKB karena dengan adanya faktur ini membuktikan bahwa anda pemilik kendaraan tersebut dengan sah sebelum nanti nama pada STNK dan BPKB ditautkan dengan nama anda. Kendaraan yang dibeli harus telah membayar pajak.

Setelah anda mengurus STNK dan BPKB nantinya faktur tidak menjadi hal yang penting lagi karena kepemilikan kendaraan sudah dapat dibuktikan dengan kepemilikan STNK dan juga BPKB.

 

Pengertian STNK

STNK adalah singkatan dari surat tanda nomor kendaraan. Ini adalah dokumen yang wajib dimiliki oleh pemilik kendaraan apapun. Ini merupakan dokumen yang membuktikan bahwa kendaraan tersebut dimiliki secara resmi oleh orang yang namanya tertera pada STNK.

STNK adalah dokumen yang harus anda bawa saat sedang membawa kendaraan, nantinya jika anda tidak membawa saat berkendara anda terancam dengan sanksi tilang oleh polisi.

STNK harus diperpanjang setiap lima tahun sekali dan jika anda tidak memperpanjangnya maka anda juga akan mendapatkan sanksi tilang karena STNK yang tidak dibayarkan pajaknya atau telah mati akan mengalami perpanjangan tidak dapat berlaku.

 

Pengertian BPKB

BPKB adalah singkatan dari Buku Pemilik kendaraan Bermotor yaitu sebuah buku yang harus dimiliki dan dipegang oleh setiap pemilik kendaraan. BPKB dikeluarkan oleh Kepolisian. Jika pemilik terjerat masalah hukum, maka BPKB ini memiliki nilai yuridis yang artinya pemilik BPKB adalah pemilik kendaraan secara sah di mata hukum dan ternilai kuat secara hukum sebagai alat bukti dalam persidangan.

Namun yang jarang dibahas adalah, selain memiliki nilai yuridis di mata hukum, BPKB juga bernilai ekonomis bagi pemiliknya karena BPKB dapat digadaikan saat membutuhkan uang di lembaga pegadaian.

Salah satu tujuan utama dari BPKB adalah agar kepolisian dapat dengan mudah melakukan penyidikan tindakan kriminal yang berhubungan dengan kendaraan bermotor. Dengan adanya BPKB anda juga dapat menjadi bukti kepemilikan jika sewaktu waktu kendaraan anda mengalami masalah hukum atau pencurian.

 

Akhir Kata

Itulah pengertian dari BPKB, faktur dan STNK semoga apa yang dijelaskan disini dapat menambah pengetahuan dan pemahaman anda lebih jauh lagi.

 

Dikutip dari berbagai blog seputar SIM-STNK dan BPKB