Efisiensi pemakaian besi dihitung dengan membagi besi yang terpakai dengan total besi yang dibeli. Hasilnya dikalikan 100 persen. Selisihnya adalah sisa material. Angka ini membantu bengkel menekan pemborosan sebelum biaya bahan membengkak.
Rumus Dasar yang Sering Terlewat

Rumusnya cukup sederhana. Efisiensi (%) sama dengan besi terpakai dibagi besi dibeli, lalu dikalikan 100. Sisa material adalah 100 dikurangi efisiensi. Satuan bisa meter atau kilogram, asalkan konsisten sepanjang pekerjaan.
Banyak bengkel hanya mencatat harga pembelian. Padahal sisa potongan juga bagian dari biaya yang sudah dibayar.
Contoh Hitungan di Bengkel Rangka
Sebagai ilustrasi, sebuah bengkel membeli batang besi siku sepanjang 6 meter. Pesanan meminta potongan 2,1 meter dan 1,4 meter. Angka ini hanya contoh hitungan, bukan data lapangan.
Jika satu batang hanya dipotong dua kali 2,1 meter, terpakai 4,2 meter. Efisiensinya 70 persen. Bila dikombinasikan dua potongan 2,1 meter dan satu potongan 1,4 meter, terpakai 5,6 meter. Efisiensinya naik menjadi sekitar 93 persen.
Lebar Potongan dan Sisa Kecil yang Menumpuk
Mata gergaji atau gerinda memakan material beberapa milimeter di setiap potongan. Pada satu batang, angkanya tampak sepele. Pada ratusan potongan, selisihnya mulai terasa. Lebar potong ini perlu masuk ke dalam daftar potong.
Sisa yang lebih pendek dari ukuran terkecil pesanan biasanya berakhir sebagai limbah. Sisa yang masih layak pakai sebaiknya dicatat dan disimpan terpisah.
Tiga Cara Memotong, Tiga Hasil Berbeda
Tabel berikut membandingkan tiga pendekatan pemotongan yang umum dipakai bengkel.
|
Cara Memotong |
Efisiensi |
Kerumitan Perencanaan |
Risiko Salah Ukuran |
|
Potong per pesanan tanpa rencana |
Rendah |
Rendah |
Sedang |
|
Daftar potong gabungan |
Tinggi |
Sedang |
Rendah |
|
Pemakaian ulang sisa potongan |
Sedang hingga tinggi |
Tinggi |
Sedang |
Langkah Praktis Menekan Sisa Besi
- Susun daftar potong sebelum membeli bahan, lengkap dengan jumlah tiap ukuran.
- Gabungkan potongan panjang dan pendek dalam satu batang agar sisa ujung kecil.
- Tambahkan lebar potong sesuai tebal mata gerinda pada setiap sambungan potongan.
- Ukur sisa di akhir proyek, lalu bandingkan dengan rencana awal.
- Simpan sisa di atas 50 cm dengan label ukuran agar mudah dipakai ulang.
Memilih Besi yang Tepat Sejak Awal
Efisiensi juga dipengaruhi kualitas bahan. Batang yang bengkok memaksa ujungnya dibuang saat diluruskan. Dimensi yang melenceng dari toleransi membuat potongan harus diulang.
Panjang batang standar perlu dicocokkan dengan ukuran pesanan. Besi siku umumnya dijual per batang 6 meter, sedangkan besi beton lazim 12 meter.
Bengkel di Jawa Timur dapat membandingkan distributor besi siku Sidoarjo dari kelengkapan ukuran dan kelurusan batang. Untuk tulangan, pembanding serupa berlaku pada supplier besi beton Sidoarjo, terutama kejelasan diameter.
Tanya Jawab Singkat
- Berapa batas wajar sisa material dalam fabrikasi?
Tidak ada angka tunggal, karena bergantung pada bentuk produk dan variasi ukuran pesanan. - Mana yang lebih akurat untuk menghitung efisiensi, panjang atau berat?
Keduanya akurat selama satuan yang sama dipakai untuk besi dibeli dan besi terpakai. - Apakah sisa potongan ikut dihitung?
Sisa yang tidak terpakai dihitung sebagai kehilangan, sedangkan sisa yang dipakai ulang dapat mengurangi angka sisa material.
Efisiensi Material dan Arah Industri Fabrikasi
Harga baja yang mudah berubah membuat perencanaan potong semakin penting. Pencatatan sisa material membuat biaya produksi lebih terukur dan mudah dievaluasi. Hitungan efisiensi yang sederhana pun cukup untuk memulai kebiasaan tersebut. Referensi ukuran besi siku dan besi beton dari CV Sentral Besi Pratama Putra bisa cek di sini.