Tips untuk Orang Dewasa Mengompol, Pahami Sebabnya Baru Atasi

Mengompol ternyata tidak hanya terjadi pada anak-anak, tetapi lansia dan orang dewasa juga. Namun tips untuk orang dewasa mengompol menjadi topik yang cukup banyak dicari. Karena hal ini sendiri bisa mengganggu psikologis maupun kehidupan sosial seseorang ketika mengalaminya di usia dewasa.

Namun tips untuk mengatasinya ini bisa berbeda, tergantung penyebab atau gejala yang kamu alami. Karena faktanya ngompol saat dewasa bisa jadi merupakan gejala terhadap penyakit tertentu. Berikut adalah beberapa penyebab, kemudian apa saja tips untuk mengatasinya.

Penyebab Mengompol, Menjadi Dasar dalam Mengatasinya

Tips untuk orang dewasa mengompol yang pertama adalah ketahui dahulu penyebabnya. Secara umum, ngompol atau disebut juga enuresis dapat dibagi menjadi dua berdasarkan penyebabnya. Yaitu enuresis primer dan sekunder. Orang dewasa sendiri lebih banyak mengalami enuresis jenis sekunder.

Enuresis Primer

Jenis pertama ini terjadi ketika seorang anak mengompol dari lahir hingga kisaran umur 5 atau 6 tahun. Penyebabnya sendiri karena adanya gangguan sistem saraf. Menjadikan anak tersebut sulit menyadari dan mengontrol ketika kandung kemih sudah penuh.

Enuresis Sekunder

Berikutnya ada jenis enuresis sekunder yang terjadi pada anak di atas usia 5 tahun. Terjadi setelah minimal 12 bulan mengalami masa kering, atau tidak pernah ngompol lagi. Penyebabnya sendiri karena kondisi fisik atau psikologis terganggu. Itulah mengapa jenis kedua ini lebih umum dialami orang dewasa.

Kondisi fisik yang sering menjadi penyebab enuresis jenis sekunder sendiri ada beberapa. Mulai dari diabetes, infeksi saluran kemih (ISK), radang kandung kemih (cystitis), hingga konstipasi. Mungkin juga akibat gangguan tidur, yaitu ketika pernapasan terganggu akibat amandel (kelenjar adenoid membesar dari ukuran normal).

Gangguan psikologis juga menjadi penyebab ngompol yang terjadi pada orang dewasa. Selain itu gangguan hormon antidiuretik (ADH) yang tidak mencukupi juga bisa menyebabkannya. Dimana hormon ini sendiri berfungsi mengurangi produksi urine. Sehingga ketika terganggu, mengompol bisa tidak terhindarkan.

Sebenarnya terdapat beberapa penyebab lainnya. Misalnya kamu terlalu banyak konsumsi kafein. Itulah mengapa penting kenali dahulu penyebab, barulah cari cara untuk mengatasinya. Di bawah ini adalah beberapa tips untuk orang dewasa mengompol setelah memahami beberapa penyebabnya.

3 Tips Mengatasi Ngompol Ketika Sudah Dewasa

Setelah mengetahui penyebabnya, ada cara untuk mengatasi ngompol yang terjadi pada orang dewasa, diantaranya adalah sebagai berikut:

Lihat Terdapat Gejala Lain Tidak

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, penyebab unuresis di orang dewasa dapat berbeda. Maka kamu juga harus lihat apakah ada gejala lain yang menyertai atau tidak. Contohnya ketika menderita infeksi saluran kemih (ISK), selain mengompol tentu ada beberapa gejala yang menyertainya.

ISK sendiri adalah kandung kemih, uretra, ureter, hingga ginjal yang mengalami infeksi. Gejala lainnya perut serta panggul terasa sakit, demam, nyeri ketika kencing, kencing terasa tidak selesai, hingga darah pada urine. Pada penyakit lain yang disertai ngompol pada orang dewasa, tentu gejala bisa berbeda lagi.

Atur Kebiasaan Minumnya

Kemudian sebaiknya atur juga kebiasaan minum ketika akan tidur. Tidak dilanjutkan untuk meminum kafein seperti kopi atau teh sebelum kamu tidur. Selain itu hindari juga alkohol serta soda. Intinya adalah hindari minimal manis menjelang tidur. Karena menyebabkan konsentrasi gula dalam darah meningkat.

Saat itu juga darah memfiltrasi lebih banyak. Selain itu kafein juga menyebabkan lebih cepatnya pembuluh darah mengalirkan darah ke ginjal. Menjadikan filtrasi juga lebih banyak. Dimana hasil filtrasi itu sendiri berupa urine. Maka jika saat sebelum tidur meminumnya, produksi urine menjadi lebih banyak

Konsultasikan dengan Dokter Urologi

Saat sudah mengontrol minum tetapi tetap mengompol, sebaiknya kamu segera periksakan diri ke dokter yang terkait. Khususnya ketika muncul gejala lain yang juga memungkinkan bahwa kamu mengalami penyakit tertentu. Sehingga bisa diambil penanganan lebih lanjut nantinya.

Maka ketika kamu mengompol saat sudah dewasa, pertama kenali dahulu sekiranya apa penyebabnya. Caranya adalah dengan melihat apakah ada gejala lain yang muncul. Setelah itu tips untuk orang dewasa mengompol dari kami adalah kontrol kebiasaan minum dan segera periksakan ke dokter apabila muncul gejala lain.

Anda dapat melakukan konsultasi ke dokter spesialis urologi seperti dr. Andika Afriansyah, SpU, dokter ahli urologi yang saat ini berpraktik di RS Tiara Bekasi dan RS Mitra Bekasi Timur. Jangan biarkan kelainan Anda menjadi momok dan mengganggu kualitas hidup Anda